Kesehatan

4 Tanda Menstruasimu Tak Normal, Gumpalan Besar hingga Periode Lebih dari Seminggu Wajib Diwaspadai!

Sebagian besar wanita mengalami satu atau dua hari perdarahan yang lebih berat selama menstruasi. Tetapi jika kamu mengalaminya lebih dari dua hari atau secara terus menerus maka sebaiknya kamu mulai mangkhawatirkannya. Sebuah penelitain dari 884 pembaca Kesehatan Wanita , 85 persen responden mengatakan jika aliran darah yang deras adalah sesuatu yang normal.

Sementara itu 59 persen responden melaporkan mengalami setidaknya satu gejala periode berat. Satu dari lima wanita mungkin secara tidak sadar mengalami abnormal uterine bleeding (AUB). Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), AUB kondisi kesehatan yang ditandai oleh periode yang panjang dan berlebihan.

Kondisi ini dapat mempengaruhi kualitas hidup dan menempatkanmu pada risiko kesehatan yang lebih serius. Seperti kelelahan, kelelahan, anemia, sistem kekebalan tubuh yang melemah, dan bahkan penurunan kesuburan. Apakah kamu yakin mesntruasimu tergolong normal?

26 persen wanita yang sedang dalam periode haid mengaku harus berganti pembalut di tengah malam. Mereka bahkan harus menggunakan pembalut khusus agar tidur mereka bisa lebih nyaman dan tanpa gangguan. Jika wanita tersebut harus mengganti pembalut setiap jam maka bisa dipastiakn jika darah menstruasinya tidak normal.

Hal lainnya yang harus diwaspadai adalah adanya gumpalan darah yang cukup besar dalam periode mestruasi. Biasanya gumpalan ini keluar bersamaan dengan rasa nyeri luar biasa. Beberapa wanita dengan AUB memiliki periode yang menetap hingga 14 hari.

Periode yang berlangsung lebih lama dari tujuh hari adalah tanda bahwa menstruasimu mungkin lebih berat dari biasanya. Sebaiknya periksakan kesehatanmu ini ke dokter spesialis kandungan untuk mencegah AUB sejak dini. Jika menstruasi bertahan selama lebih dari tujuh hari, kamu dapat mengalami anemia defisiensi besi.

Anemia defisiensi besi merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika kamu memiliki terlalu sedikit zat besi dalam tubuh. Zat besi ditemukan dalam darah, sehingga pendarahan yang berat atau berkepanjangan dapat meningkatkan risiko anemia. Anemia dapat membakar energi, membuatmu merasa lemah, dan menyebabkan sesak napas.

Lebih dari seperempat wanita yang mengikuti survei mengatakan bahwa mereka mengurangi kegiatan yang biasa mereka lakukan karena menstruasi yang berat. "Beberapa pasien saya akan menggambarkan harus tinggal di rumah selama periode mereka karena mereka tidak bisa ke kamar mandi cukup cepat," kata Dr Miller. Jika mesntruasi membuatmu tidak masuk kerja atau sekolah, bisa jadi kamu menderita AUB.

Jika kamu mengalami gejala gejala yang ada di atas ada opsi yang disarankan. 1. Ablasi endometrium: Ini adalah prosedur invasif minimal di mana dokter menghilangkan lapisan rahim untuk mengontrol atau menghilangkan perdarahan menstruasi. Ablasi endometrium hanya dianjurkan untuk wanita yang sudah selesai memiliki anak, karena kehamilan yang mengikuti prosedur ini bisa berbahaya.

2. Pil dan alat kontrasepsi (IUD): Ini berdampak pada siklus menstruasi dan mengurangi jumlah perdarahan. 3. Histerektomi: Ini adalah operasi besar yang melibatkan pengangkatan rahim sepenuhnya. Kehamilan tidak mungkin lagi dilakukan setelah histerektomi.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here