Bisnis

Akses di pajak.go.id Cara Mengisi SPT Tahunan Secara Online buat Wajib Pajak Pribadi di DJP Online

Bagi Warga Negara Indonesia pemilik Nomor Wajib Pajak (NPWP) dan sudah berpenghasilan, diwajibkan untuk mengisi laporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). Melansir Pajak.go.id , Senin (24/2/2020), terdapat tiga jenis formulir SPT Tahunan untuk pelapor Wajib Pajak Orang Pribadi yakni 1770 SS, 1770 S, dan 1770. Penyampaian Laporan SPT Tahunan dapat dilakukan secara online melalui aplikasi DJP Online, secara e Filing, e Form maupun dalam bentuk SPT Elektronik e SPT.

Aplikasi DJP Online dapat diakses melalui URL Batas akhir pelaporan SPT Tahunan PPh 2019 wajib pajak orang pribadi yakni tanggal 31 Maret 2020. 1. Pastikan Anda telah memiliki NPWP.

2. Sebelum mengisi SPT online, pastikan Anda mendapatkan kode e FIN Pajak. Kode e FIN bisa didapat di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di wilayah Anda. Permohonan e FIN tidak bisa diwakilkan.

Siapkan fotokopi KTP dan kartu NPWP. Di KPP, mengisi formulir permohonan kode EFIN dan menyerahkannya ke petugas untuk diproses. 3. Setelah mendapatkan kode e FIN yakni akses situs web DJP Online.

4. Masukkan nomor NPWP dan kode EFIN. 5. Isi kode keamanan, kemudian pilih verifikasi. 6. Cek email dan klik tautan aktivasi akun DJP Online.

7. Setelah melakukan registrasi, simpan kode EFIN di tempat yang aman agar tidak hilang. 8. Agar pengisian SPT lebih mudah, siapkan: Bukti potong 1721 A1 atau 1721 A2 (bukti ini bisa didapatkan dari lembaga atau perusahaan tempat kita bekerja).

Rincian penghasilan lain di luar penghasilan sebagai karyawan, termasuk yang bukan objek pajak seperti warisan atau hibah. Daftar harta dan kewajiban akhir tahun (misalnya nomor rekening, nomor BPKB kendaraan). Tentukan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).

9. Jika sudah siap, login kembali ke halaman DJP Online menggunakan nomor NPWP dan password. 10. Klik logo e filling, lalu pilih menu 'buat SPT' dan jawab pertanyaan yang tertera secara tepat untuk mendapatkan formulir SPT tahunan 1770SS. 11. Begitu formulir tertera di layar, isilah kolom yang ada.

12. Setelah semua kolom telah terisi dengan tepat dan akurat, jangan lupa untuk klik tanda centang pada bagian D, lalu pilih OK. 13. Langkah terakhir adalah mengirim SPT dan Ditjen Pajak pun akan mendapat laporan SPT terbaru Anda secara realtime. 14. Anda akan menerima tanda terima elektronik melalui email.

Email tersebut digunakan sebagai bukti bahwa pelaporan SPT Tahunan telah dilakukan. Melansir pajak.go.id, terdapat tiga jenis formulir SPT Tahunan WP Orang Pribadi, yakni: Formulir ini digunakan oleh Wajib Pajak yang mempunyai penghasilan selain dari usaha dan/atau pekerjaan bebas dengan penghasilan bruto tidak lebih dari Rp 60.000.000 dalam satu tahun.

Karyawan harus meminta bukti 1721 A1 untuk swasta dan bukti 1721 A2 untuk pegawai negeri. Hal itu untuk memudahkan dalam mengisi formulir 1770 SS dikarenakan di dalam bukti potong 1721 A1 maupun 1721 A2 sudah tertera penghasilan bruto karyawan tersebut selama 1 tahun. Wajib pajak hanya menyalin data dalam bukti potong 1721 A1 maupun 1721 A2 ke dalam formulir 1770 SS.

Formulir ini diperuntukan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi berpenghasilan lebih dari satu pemberi kerja atau, yang penghasilan brutonya sama dengan atau lebih besar dari 60 juta per tahun. Selain itu juga diperuntukkan untuk wajib pajak yang memperoleh penghasilan dalam negeri lainnya, di antaranya bunga, royalty, sewa ataupun keuntungan dari penjualan dan/atau pengalihan harta lainnya. Formulir 1770 ini diperuntukkan bagi wajib Pajak Orang Pribadi yang memperoleh penghasilan dari usaha sendiri, pekerjaan bebas, WP yang memperoleh penghasilan dari satu atau lebih pemberi kerja, memiliki penghasilan yang dikenakan PPh final dan/atau bersifat final, Wajib Pajak yang dan memperoleh penghasilan di luar negeri.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here