Superskor

Dimitar Berbatov Ungkap Perkataan Sir Alex Ferguson yang Menyakitinya

Mantan penyerang Manchester United, Dirmitar Berbatov mengungkapkan perkataan Sir Alex Ferguson yang membuatnya sakit hati. Berbatov adalah salah satu penyerang tajam yang pernah membela Manchester United. Tapi ada satu misteri yang sempat membuat heran banyak pihak ketika di final Liga Champions 2011, Berbatov tidak dimainkan oleh Ferguson yang kala itu masih menjadi pelatih MU.

Bahkan sosok yang biasa dipanggil Berba ini tidak ada dalam nama pemain pengganti. Berbatov pun mengungkapkan sebelum laga dirinya mendapat telepon dari sang pelatih bahwa ia tidak dibawa. Ferguson pun kala itu meneleponnya dengan meminta maaf.

"Itu sebelum pertandingan, dia menelepon saya dan berkata, 'Berbs ini membunuhku, tapi saya membutuhkan kamu keluar dari tim'," jelas Berbatov kepada . Setelah mendengar itu, dirinya merasa sakit karena dia saat itu merupakan topskor klub di Liga Inggris. Pada musim 2010/2011 tersebut, Berbatov menjadi topskor Liga Inggris berasa Carlos Tevez dengan 20 gol.

“Jadi seperti itu dan sangat menyakitkan untuk mendengar itu karena saya adalah pencetak gol tim dan Liga Inggris," ungkap Berba. Padahal sebelumnya, berba sudah sangat percaya diri bisa diandalkan di lini tengah saat melawan Barcelona. Dirinya pun merasa terkejut dengan keputusan Ferguson itu.

"Saya terkejut karena saya merasa sangat percaya diri jika saya bisa menembak dari manapun, itu akan masuk." "Jadi itu kejutan bagi saya, tetapi pada akhirnya itu seperti itu." terang pria Bulgaria tersebut. Manchester United akhirnya kalah 1 3 dari Barcelona di final tersebut.

Tiga gol Barcelona dicetak oleh Pedro, Lionel Messi dan David Villa. Sementara gol Manchester United dicetak oleh Wayne Rooney. Pada pertandingan tersebut, alih alih memasang Berbatov, Ferguson justru menduetkan Javier Hernandez dan Wayen Rooney.

Sementara di bench pemain hanya ada Michael Owen sebagai penyerang. Mengenai pertandingan tersebut pun, Ferguson juga menyesal karena tidak memainkan Berbatov. "Di wembley, saya tidak membawa berbatov dan dia sangat kecewa," terang Ferguson.

Mantan pelatih asal Skotlandia tersebut mengaku Berbatov tidak pantas dipinggirkan. Ia pun membeberkan sempat mengusulkan pergantian 11 pemain ketika di laga final karena keputusannya itu. "Dia tidak pantas mendapatkannya. Tidak ada pemain yang pantas ditinggalkan di final."

"Itu sebabnya kami berusaha keras di Eropa ini dengan para pelatih untuk mencoba mendapatkan 11 pergantian di final," jelasnya.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here