Bisnis

Menhub Minta KRL Commuter Line Berangkat 3 Menit Sekali, Mungkinkah?

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta PT KCI sebagai operator KRL Commuter Line mempersingkat headway atau jadwal keberangkatan menjadi per tiga menit. "Kami memang ingin membuat KRL ini lebih produktif. Apa yang bisa membuat ini produktif adalah satu membuat headway lebih pendek," kata Menhub Budi dalam perjalanan menuju Stasiun Bogor menggunakan KRL, Kamis (4/4/2019). "Sekarang ini yang headway nya tiga menit kan cuma di Depok, yang lain masih lima menit ada yang lebih," tambahnya.

Menurut dia, guna mempersingkat waktu keberangkatan KRL, diperlukan peningkatan sarana prasarana perkeretaapian, misalnya terkait persinyalan di jalur rel kereta api. "Dalam istilah teknis juga akan digunakan moving block bukan fix block. Jadi pengendali jarak sudah dikendalikan lebih otomatis. itu yang sedang dilakukan," jelasnya. Budi menjelaskan, proses perbaikan layanan KRL itu membutuhkan waktu setidaknya dua hingga tiga tahun, mengingat proyek double track (rel ganda) di Stasiun Manggarai belum selesai.

Dia memperkirakan headway yang lebih singkat itu bisa menambahkan jumlah penumpang hinga 2 juta orang. "Ini halnya juga manggarai kita agak lambat bukan kinerjanya tapi waktu yang kami bisa lakukan di tempat itu relatif sedikit. tapi kami sudah pikirkan untuk tambah kapasitas. Dengan headway yang leih pendek kami harapkan bisa 2 juta (penumpang)," paparnya. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri menargetkan headway KRL Commuter Line menjadi tiga menit sekali baru bisa terwujud pada 2023 mendatang.

"Nanti dengan jalur layang akhir tahun ini diharapkan dari Manggarai sudah jalur layang dari Bogor sudah tidak di bawah lagi. Melihatnya harus komprehensif tidak hanya pembangunan jaringan tapi juga persinyalannya," ujar dia.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here