Regional

Pelaku Kesal Korban Tak Bayar Utang Kronologi Wanita 21 Tahun Dibunuh & Mayatnya Dibuang menuju Jurang

Perempuan berusia 21 tahun menjadi korban pembunuhan dan mayatnya dibuang ke jurang. Perempuan berinisial VAP merupakan warga Desa Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Jenazahnya ditemukan di kawasan hutan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Rabu (24/6/2020) petang.

Pihak kepolisian setempat telah menyelidiki kasus ini. Saat jasad korban ditemukan, Kepolisian Resor (Polres) Mojokerto, Jawa Timur telah memastikan bahwa jenazah perempuan tersebut merupakan korban pembunuhan. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengungkapkan bahwa pihaknya telah menangkap 2 orang yang diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap VAP. Dua orang tersebut yakni MAW (27) warga Desa Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Sedangkan satunya RRR (20), asal Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.

Keduanya berhasil diringkus polisi pada Kamis (25/6/2020) di dua lokasi berbeda. Pelaku saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka. Motif pembunuhan pun terungkap.

Menurut Dony, latar belakang pembunuhan yang dilakukan oleh MAW dan RRR berawal dari urusan utang piutang antara korban dengan MAW. MAW, kata Dony, merasa jengkel karena korban tak kunjung membayar utang. Korban memiliki utang sebesar Rp 40 juta kepada dirinya.

"Pelaku melakukan tindakan pembunuhan berencana ini berawal dari urusanutangpiutang," kata Dony, dalam konferensi pers di Mapolres Mojokerto, Jumat (26/6/2020). Pelaku merencanakan pembunuhan terhadap korban sejak Minggu (21/6/2020). Rencana tersebut kemudian dilakukan 2 hari kemudian.

Pada Selasa (23/6/2020), MAW dan RRR mengajak korban jalan jalan mengendarai mobil pribadi yang dikemudikan oleh MAW. Berdasarkan pengakuan pelaku, korban kerap meminjam uang padanya. Hal itu membuatnya jengkel karena utang tak kunjung dibayarkan.

"Korban selalu meminjam uang kepada pelaku dan pada tanggal 24 Juni, Korban diajak untuk keliling keliling," ungkap Dony. Dony mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan, tersangka akan membunuh korban jika tak sanggup mengembalikan uang yang dipinjam.

"Dengan mengajak tersangka RRR, tersangka MAW sudah merencanakan bahwa apabila korban tidak membayar (hutang kepada MAW), Maka akan langsung dieksekusi (dibunuh)," ujar Dony. Dony menambahkan, korban dibunuh diatas mobil warna putih yang dikemudikan MAW, saat melaju di jalan Tol Singosari, Malang.

Korban yang duduk pada jok depan sisi kiri, kepalanya dipukul dengan tongkat besi oleh MAW. Selain itu, leher korban dijerat dengan tali tambang plastik, serta kepalanya ditutup dengan pakaian yang sudah dipersiapkan para pelaku. Setelah korban tak bernyawa, mobil yang dikemudikan MAW terus melaju dari jalan Tol Singosari ke arah Batu.

Dari Batu, mobil jenis kendaraan pribadi itu melaju ke arah Pacet melalui jalur Cangar, jalur penghubung antara Batu dengan Pacet, Kabupaten Mojokerto. "Setelah korban menghembuskan nafas terakhir, Korban ditarik ke belakang dan RRR maju ke bagian depan.

Perjalanan diteruskan sampai ke wilayah Batu dan tembus ke wilayah Pacet, lalu korban dibuang di TKP," ungkap Dony. Adapun 2 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut kini ditahan dan menjalani penyidikan di Mapolres Mojokerto. Keduanya, kata Dony, dijerat dengan pidana pembunuhan berencana dan terancam hukuman 20 tahun penjara hingga hukuman mati.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here