Internasional

Pria ini Nekat Pasang Poster di Jalan buat Cari Istri Bosan Ditanya Kapan Menikah

Seorang pria di Malaysia nekat mencari pasangan atau jodoh dengan memasang poster di pinggir jalan. Dikutip dari laman berita Malaysia, mymetro, Sabtu (11/1/2020), pria 35 tahun itu bernama Nooraziro Abdullah, warga Marang, Terengganu. Dalam poster yang ia pajang di sebuah jalan di wilayah Kuala Dungun, Terengganu, ia memasang foto wajah serta sejumlah biodatanya.

Meliputi nama, umur, berat badan dan pekerjaan. Tak lupa, ia mencantumkan nomor teleponnya. Assalamualaikum (Saya ingin mencari jodoh)

Nama: Aziro Umur: 35 Berat 55 kg

Kerja: Biasa biasa sahaja Siapa yang sudi nak jadi isteri saya, hubungilah saya, Gemok pun takpa. Semoga saya dapat isteri secepat mungkin aminnn, " demikian kalimat yang tertulis di poster. Kepada Daily Metro, Nooraziro mengatakan ia sengaja memasang poster itu karena ia ingin segera menikah.

"Aku tidak peduli orang orang mengatakan aku putus asa, selama aku dapat menemukan seorang istri," kata dia. Nooraziro melanjutkan, sebelum memasang poster di jalan, ia telah berusaha mencari jodoh di media sosial. Namun, upaya itu tak membuahkan hasil.

Selain menggunakan media sosial, ia juga sudah melakukan cara lain dalam mencari jodoh yakni dengan dicarikan oleh saudara perempuannya. Sayangnya, cara itu juga tidak berhasil. Nooraziro meyakini, cara mencari jodoh dengan memasang poster di pinggir jalan ini akan berhasil.

"Insting saya mengatakan dengan memasang poster di jalan ini akan membuahkan hasil (mendapatkan istri, Red )," ujarnya. Ia sengaja memasang poster di jalan di Kampung Kuala Dungun, bukan di kampungnya karena menganggap di sekitar daerah itu banyak wanita belum menikah. Lelaki yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga ini mengatakan, saudara dan orang tuanya tidak mengetahui langkahnya memasang poster di jalan.

“Orang tua dan saudara kandung saya bahkan tidak tahu saya menggunakan metode ini untuk mencari jodoh," katanya. Dorongan menikah, kata Nooraziro, datang karena ia bosan menjawab pertanyaan teman temannya yang selalu bertanya kapan ia akan menikah. Pertanyaan itu dilontarkan saat ia pergi makan bersama teman temannya.

"Saya bosan menjawab pertanyaan itu dan saya ingin menggunakan cara ini untuk mendapatkan seorang istri," katanya. Soal calon istrinya, Nooraziro mengaku tak mematok kriteria khusus. Ia tak mempermasalahkan bentuk fisik.

Yang paling penting baginya, wanita itu mau menerima dirinya sebagai suami. "Tidak masalah wanita itu seperti apa. Dia gemuk, kurus, jelek, selama dia bisa menerima saya sebagai suaminya," beber Nooraziro. Setelah memasang poster di pinggir jalan itu, Nooarziro mengaku telah ada beberapa wanita yang menghubunginya.

Ia berharap akan ada kecocokan di antara para wanita itu.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here