Kesehatan

Waspadai 7 Tanda Tubuhmu Menimbun Banyak Racun, Sembelit dan Bau Mulut juga Termasuk!

Tanpa kita sadari racun ada di mana mana. Entah itu ada di udara yang kita hirup, air yang kita minum bahkan dari makanan yang kita konsumsi. Tak hanya itu saja, pengguna smartphone sebaiknya waspada karena tanpa kita sadari gedget kita menjadi sarang kuman berbahaya.

Racun setiap hari semakin menumpuk di tubuh kita, dan jika mencapai titik kritis kamu bisa sakit parah. Dengan mengetahui tubuhmu menimbun racun akan memudahkan untuk segera melakukan detoksifikasi. Ketika kita mengonsumsi makanan terutama produk olahan, secara tidak sengaja bisa jadi kita mengonsumsi banyak bahan kimia yang menyertainya.

Misalnya pengawet, pewarna, atau penyedap rasa buatan. Usus yang bertugas pencernaan juga harus menghadapi serpihan racun ini. Penumpukan racun ini dapat menyebabkan sakit perut dan sembelit.

Untuk itu sebaiknya kita perbanyak makan makanan organik. Memasak sendiri juga lebih baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu batasi asupan alkohol, dan minum banyak air untuk membantu mengurangi masalah sembelit.

Apakah kamu sering merasa pusing, bingung, dan tidak dapat berkonsentrasi? Bahkan di pagi hari setelah bangun tidur racun berbahaya bisa mengacaukan harimu. Racun ini menyebabkan serangkaian reaksi yang mengeringkan vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh hingga tak bisa berfungsi dengan maksimal.

Ibaratnya seperti yang terjadi ketika kamu memasukkan oli buruk ke dalam mobil. Sebelum memulai aktivitas, biasanya kita mandi di pagi hari. Kemudian tak lupa mengoleskan deodoran agar keringat tak mengganggu penambilan kita, terutama di tempat kerja.

Namun panas terik matahari sering kali membuat tubuh memproduksi keringat lebih banyak. Bahkan deodoran yang sudah kamu pakai tak mampu membendungnya. Awas, bisa jadi racun dalam tubuh membuatmu bau!

Racun racun ini ketika dicerna, menghasilkan gas dan bau yang keluar melalui pori pori tubuh. Kulit adalah bagian terbesar di tubuh kita dan sering terpapar polusi secara langsung. Selain itu, produk seperti sampo, kondisioner, sabun, dan lotion yang kami gunakan dapat mengandung bahan kimia berbahaya.

Paparan terhadap begitu banyak bahan kimia beracun dapat menyebabkan gejala seperti jerawat , ruam, dan eksim. Jika kamu mengalami perubahan warna atau timbul noda aneh pada kulit sebaiknya periksakan diri ke dokter spesialis kulit. Ternyata di satu sisi, penumpukan racun membuatmu merasa lelah.

Selain itu hal ini juga bisa memperburuk keadaan, salah satunya merusak kualitas tidurmu. Jumlah racun yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan kadar hormon pengontrol tidur Cortisol menjadi serba salah, sehingga berdampak negatif pada tidurmu. Insomnia dapat menyebabkan masalah kesehatan yang parah.

Jadi jika kamu merasa semakin sulit tidur, tak ada salahnya untuk melakukan detoksifikasi. Bau mulut biasanya merupakan gejala dari masalah pencernaan. Itu terjadi ketika sistem pencernaanmu harus berjuang untuk mencerna semua yang kamu makan.

Namun,masalah pencernaan juga dapat terjadi ketika organ hati berjuang untuk membersihkan semua racun yang terakumulasi. Menyingkirkan racun adalah satu satunya cara bagimu untuk mengatasi masalah ini. Gravitasi menarik racun ke bawah tubuh, sehingga kuku kaki kita bisa menjadi bagian yang paling menderita.

Terutama jika kamu termasuk orang yang suka menggunakan kaus kaki dan sepatu gelap, ekosistem ini sangat disukai jamur. Kombinasi ini mampu membuat kuku menjadi sarang untuk pertumbuhan jamur. Meskipun ada aplikasi farmasi yang diresepkan untuk menghadapinya, mengobatinya dari dalam dengan detoksifikasi adalah cara holistik untuk melakukannya.

Jika kamu mengalami satu atau lebih kondisi yang dijelaskan di atas, menjalani detoksifikasi mungkin ide yang baik. Walaupun ada prosedur detoks yang lebih kompleks tersedia, membuat beberapa perubahan gaya hidup sederhana mungkin membantu juga.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here